Ternak Lovebird Perawatan Murai Batu ala OM Cukrik (DBC) Lovebird

Ternak Lovebird Perawatan Murai Batu ala OM Cukrik (DBC) Lovebird - Hallo sahabat Ternak Lovebird , Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Ternak Lovebird Perawatan Murai Batu ala OM Cukrik (DBC) Lovebird, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Ternak Lovebird Perawatan Murai Batu ala OM Cukrik (DBC) Lovebird
link : Ternak Lovebird Perawatan Murai Batu ala OM Cukrik (DBC) Lovebird

Baca juga


Ternak Lovebird Perawatan Murai Batu ala OM Cukrik (DBC) Lovebird



hallo, kali ini admin akan berbagi tidak banyak Perawatan Murai Batu Milik Paman Cukrik,

Cekidoot... merawat murai batu juara memang gampang-gampang tidak gampang. Selain tergantung dari kualitas materi burungnya, sang pemilik atau perawat juga mesti memahami karakter dari setiap individu murai batu tersebut. Kali ini Paman Cukrik dari DBC ( Danasri Bird Club), Cilacap, bakal berbagi tips tentang cara merawat murai batu hingga moncer di lapangan. Selama ini Paman Cukrik dikenal spesialis pengorbit murai batu juara,.Hampir seluruh murai batu yang ada di Rumahnya merupakan pilihan, burung siap lomba, dengan berbagai isian. Durasi kerja dan mentalnya di lapangan juga sudah terseleksi dan di atas rata-rata.Selain tersebut, Om Cukrik juga menyediakan anakan (trotolan) murai batu umur 3-4 bulan hasil ternak sendiri. “Sejumlah murai batu eks jawara pertandingan aku jadikan indukan. Saat ini telah ada enam  pasang induk, dan semuanya telah menghasilkan anakan,” jelasnya. Sudah ada puluhan murai batu yang moncer di lapangan berkat tangan dinginnya. Sebagian gede telah dibeli rekan-rekan pemain, khususnya di Cilacap-Banyumas.

Tapi masih ada murai batu yang menjadi jawara yang masih disimpannya, yakni Bejita. Bejita ini adalah andalan bagi Om Cukrik

Cara merawat murai batu Bejita

Lantaran Bejita saat ini masih aktif dilombakan, Paman Cukrik pun menempatkan ke dalam rumahnya yang tidak ramai dengan bunyi burung, hal ini dikarenakan untuk menjaga kwalitas bunyi, energi agar tak bersaut-sautan.

Sesuai dengan namanya, murai batu Bejita mempunyai ciri khas tembakan yang tajam dan tembus. Burung non-ring atau hasil tangkapan hutan ini mempunyai bahan isian yang didominasi bunyi tembakan cililin.“Kalau sudah nembak, suara tembakan cililin tersebut bisa dikeluarkannya hingga empat  atau lima  kali secara nyusun-menyusun. Selain tembakan cililin, Bejita juga punya materi isian lagu kenari dan cucak jenggot dengan volume tembus,” jelasnya.

Setiap pagi, begitu kerodongnya dibuka, murai batu Bejita langsung dimasukkan ke kandang umbaran, sambil diberi pakan jangkrik (5 ekor) dan kroto segar yang menjadi pakan utamanya. Bejita dibiarkan dalam kandang umbaran sampai lima jam,sambil dijemur 1-2 jam, tergantung kondisi cuaca dan keadaan burung.

Dari kandang umbaran, Bejita masuk keramba mandi. Usai mandi, burung diangin-anginkan sejenak, lalu diberik jangkrik lagu sebanyak 5 ekor. Selanjutnya, burung dikerodong dan diistirahatkan.

Itulah pengalaman Om Cukrik dalam merawat murai batu juara. Melalui pengenalan karakter dan kebiasaan masing-masing burung, gaco-gaco orbitannya selalu tampil stabil di lapangan


Demikianlah Artikel Ternak Lovebird Perawatan Murai Batu ala OM Cukrik (DBC) Lovebird

Sekianlah artikel Ternak Lovebird Perawatan Murai Batu ala OM Cukrik (DBC) Lovebird kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Ternak Lovebird Perawatan Murai Batu ala OM Cukrik (DBC) Lovebird dengan alamat link http://lovebird.zone.id/2017/11/ternak-lovebird-perawatan-murai-batu.html

0 komentar